by

Wakil Ketua MUI berterima kasih kepada Kapolri karena membongkar kasus Brigjen J

-Hukum-0 views

Berkat keteguhan dan profesionalisme Kapolri dan Polri, kasus ini bisa kembali bergulir

JAKARTA (GATRANEWS) – Wakil Ketua (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas berterima kasih kepada Kapolri dan pihak kepolisian karena mampu mengungkap tuntas akar penyebab pembunuhan Brigjen J.

“Sebagai orang yang mencintai kebenaran dan keadilan, tentunya kita harus berterima kasih kepada Kapolri Pol Listyo Sigit Prabowo dan pihak kepolisian yang mampu mengungkap pembunuhan mendasar Brigjen Nofriasnyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Jenderal J,” kata Anwar. pesan. Antara menerima pengarahan di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Ferdy Sambo Disebut Baku Tembak di TKP Duren Tiga

Baca Juga: Kabareskrim: Upaya Penyidik ​​Atas Gugatan Bersalah Bharada E

Menurutnya, meski awalnya masyarakat pesimis dan diharapkan penyelesaian kasus ini hanya menyentuh cabang, dengan tekad dan profesionalisme, Listyo Sigit dan seluruh jajarannya mampu mengungkap pembunuhan Brigjen J dan menetapkan Prompam Polri Diduga identitas mantan Kapolri Irjen Pol. Freddy Sambo.

“Alhamdulillah atas ketabahan dan profesionalisme Kapolri dan Polri, dengan menangkap dan mencurigai siapa pelaku utama dan/atau brain-tank dalam pembunuhan Brigjen, akar kasus ini bisa diketahui secara tuntas. J ,” ucap Anwar.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu berharap pihak kepolisian dapat menggunakan kasus Brigjen J sebagai pendorong untuk berbenah atau berbenah diri, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap salah satu lembaga penegak hukum tanah air.

Oleh karena itu, lanjut Anwar, polisi juga diharapkan menjadi salah satu agen perubahan di negara dan negara sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang maju, bermoral dan adil.

“Semoga Polri bisa menjadi salah satu promotor yang mendorong negara dan negara yang kita cintai ini ke arah yang lebih baik, dan semoga negara ini bisa menjadi negara yang maju, beretika dan bermoral. Ini yang dikatakan Anwar. Negara tempat tinggal masyarakatnya. dan bekerja dalam damai, “damai, damai, sejahtera dan bahagia”.

Sejauh ini, Polri telah menetapkan empat tersangka pembunuhan Brigjen J, yakni Bharada E, Bripka RR, KM dan mantan Kapolri Irjen Ball, mantan Kapolri. Freddy Sambo.

Keempatnya dijerat dengan pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, dan pasal 55 dan 56 KUHP, serta diancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.

Reporter: Tri Meilani Ameliya
Editor: Sigit Pinardi
Hak Cipta © Antara 2022

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.