by

Kemarin, Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka hingga JC Bharada E

-Hukum-0 views

JAKARTA (GATRANEWS) – Berbagai peristiwa hukum terjadi di Indonesia pada Selasa (8/9), mulai dari penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka penembakan Brigjen J hingga koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Polri. Kepolisian Negara Republik Indonesia Biro Reserse Kriminal Kolaborator Peradilan Bharada E.

Berikut lima berita hukum menarik yang dipilih GATRANEWS.

Kepala polisi negara bagian: Ferdy Sambo memerintahkan penembakan Brigadir Jenderal Joshua

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Kapolri Pol Ferdy Sambo menjadi tersangka tewasnya Brigadir Jenderal Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigjen J Kadiv Propam Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan. memerintahkan Barada E untuk menembak.

“Tim khusus menemukan bahwa kejadian yang terjadi adalah penembakan terhadap Saudara J (Joshua) yang mengakibatkan meninggalnya Saudara J, yang dilakukan oleh Saudara E (Bharada) atas perintah Saudara FS (Ferdy Sambo, red) , Nasional Jakarta, Selasa malam. Listyo Sigit dari Mabes Polri.

Baca lebih lanjut di sini.

Mahfud: Pemerintah berterima kasih kepada polisi yang serius mengusut kasus Brigjen J

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah berterima kasih kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya Kapolri Pol. Listyo Sigit Prabowo serius mengusut kematian Brigjen J.

“Pemerintah berterima kasih kepada Polri atau Polri, khususnya Kapolri, yang telah serius mengusut dan mengadili kasus tersebut secara terbuka,” kata Mahford dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, yang diawasi Kementerian Politik. , Koordinasi Hukum. dan saluran YouTube Masalah Keamanan.

Baca lebih lanjut di sini.

Puluhan anggota Polri diduga melakukan pelanggaran etika, kata Kapolri

Kapolri Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, saat ini ada puluhan anggota Polri yang diduga melanggar kode etik kepolisian, meningkat dari hitungan sebelumnya sebanyak 25 anggota Polri.

“Kemarin kami periksa 25 orang dan sekarang bertambah menjadi 31 orang. Belum lama ini kami juga mengatur penempatan khusus untuk empat orang dan sekarang bertambah menjadi 11 orang polisi,” kata Listyo Sigit saat jumpa pers di Mapolrestabes Polri Jakarta, Rabu. Selasa, kepada wartawan.

Baca lebih lanjut di sini.

Keluarga tidak menganggap FS bertanggung jawab atas pembunuhan Brigadir Jenderal Joshua

Samuel Hutabarat, ayah dari almarhum Brigjen Nofriansyah Yoshua Hutabarat, mengatakan keluarga tidak percaya Irjen Ferdy Sambo terlibat dan menjadi dalang pembunuhan putranya, Brigjen Joshua.

“Sebagai ayah Joshua, saya kira pelaku utamanya bukan Ferdi Sambo, dan kaget mendengar pengumuman dari Kapolri,” kata Samuel Hutabarat di Muhammad, Selasa malam, kata Aro Jambi.

Baca lebih lanjut di sini.

LPSK berkoordinasi dengan Mabes Polri “JC” Bharada E

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan berkoordinasi dengan Tim Reserse Kriminal Polri untuk mengajukan saksi-saksi yang merupakan “judicial collaborator” (“JC”) atau bekerja sama dengan aparat penegak hukum yang diusulkan oleh Bharada E.

“Bareskrim meminta LPSK untuk segera menyurati Bareskrim Polri untuk mengkoordinasikan ‘judicial collaborator’,” kata Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo di Jakarta, Selasa.

Baca lebih lanjut di sini.

Reporter: Melalusa Susthira Khalida
Editor: Francesca Nintia
Hak Cipta © Antara 2022

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.